Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme dari Sampah Organik Rumah Tangga sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

Authors

  • nawasena Author

Keywords:

eco-enzyme, sampah organik, pengelolaan limbah, fermentasi, rumah tangga

Abstract

Sampah organik rumah tangga merupakan fraksi limbah yang paling sering muncul dari aktivitas dapur dan berpotensi menimbulkan bau, vektor penyakit, serta beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) apabila tidak dikelola dari sumbernya. Kebijakan nasional mendorong pengurangan dan penanganan sampah melalui pendekatan 3R dan pemilahan pada sumber, termasuk kategori “sampah yang mudah terurai”.  Salah satu praktik yang berkembang di tingkat komunitas adalah pembuatan eco-enzyme (EE), yaitu cairan hasil fermentasi anaerob limbah organik (umumnya kulit buah/sayur) dengan gula dan air pada rasio umum 1:3:10 selama ±90 hari.Kajian pustaka ini bertujuan merangkum konsep, bukti pelatihan/pemberdayaan, karakteristik dasar, potensi pemanfaatan, serta rancangan pelatihan eco-enzyme yang aman dan aplikatif untuk rumah tangga. Metode yang digunakan adalah studi literatur naratif dari sumber regulasi dan artikel penelitian/pengabdian yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa program pelatihan cenderung meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta mendorong pengurangan timbulan sampah organik melalui pemanfaatan ulang menjadi produk serbaguna. Namun, bukti efektivitas pemanfaatan lanjutan (mis. untuk pengolahan limbah cair) masih bervariasi tergantung kondisi proses dan parameter uji, sehingga perlu kehati-hatian dalam klaim dan penerapan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-11-22