Gerakan Bank Sampah Berbasis Warga untuk Mengurangi Sampah Plastik dan Meningkatkan Kepedulian Lingkungan

Authors

  • nawasena Author

Keywords:

bank sampah, plastik, ekonomi sirkular, partisipasi warga, perubahan perilaku

Abstract

Gerakan bank sampah berbasis warga adalah strategi pengelolaan sampah yang mendorong pemilahan dari sumber, pengumpulan terjadwal, dan pemberian insentif ekonomi agar masyarakat mau mengurangi sampah—terutama plastik—sebelum berakhir di TPA atau bocor ke lingkungan. Artikel ini merupakan kajian literatur yang menyintesis regulasi Indonesia, data nasional, dan temuan penelitian/pengabdian terkait bank sampah. Data SIPSN menunjukkan timbulan sampah tahun 2024 yang dilaporkan ratusan kabupaten/kota masih tinggi, sementara sebagian besar belum terkelola optimal. Komposisi sampah nasional juga menempatkan plastik sebagai fraksi besar (sekitar seperlima), sehingga upaya pemilahan dan penyerahan plastik bernilai ekonomi lewat bank sampah menjadi relevan. Hasil sintesis menunjukkan bank sampah efektif meningkatkan kepedulian lingkungan melalui perubahan kebiasaan (memilah–menabung–mengurangi), sekaligus memberi manfaat ekonomi mikro. Namun, keberhasilan sangat dipengaruhi oleh stabilitas pasar daur ulang, kualitas pemilahan (kontaminasi), keberlanjutan kader/pengelola, kemitraan dengan pengepul/industri, serta dukungan kebijakan dan data. Artikel ini juga menawarkan model implementasi gerakan bank sampah berbasis warga dan indikator evaluasi yang bisa dipakai komunitas/desa/kelurahan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-11-20